Usai melakukan pemotretan Natasya mendatangi Ratih ke kafe. Wanita itu nampak sedang membuat desain kafe terbarunya. "Cha, gue udah selesai pemotretan. Gila seru banget kerja sama bareng mereka!" Mengambil tempat duduk di sofa ruang pribadi Ratih. Melihat temannya datang, Ratih senang. Dia menyudahi kesibukannya, menghampiri Natasya. "Wei, tunggu dulu. Itu jari lo kenapa lagi?" tanya wanita itu menyadari jari telunjuk Natasya diperban. Ngomong-ngomong tadi pagi sebelum berangkat ke studio, Kenan menggantikan perban Natasya dengan yang baru. Lebih rapi, katanya agar kelihatan bagus ketika pemotretan nanti. Natasya mengangkat bahunya. "Kualat sama Kenan kali gue." Lalu terkekeh. "Eh, lo udah minta dibikinin minum? Mau gue yang bilangin?" "Udah, tadi sebelum ke sini gue minta." Ratih me

