Chapter 24

1272 Words

“Gue nggak kuat!”             Gerutuan Reygan itu ditanggapi dengan kekehan geli oleh Shirena, Mahesa, Andini dan Gabriel. Kelimanya sedang berada di sebuah kafe, berniat menghabiskan malam Minggu bersama. Satu jam lagi, mereka akan menonton film keluaran terbaru di bioskop.             “Itu dosen bener-bener ngajakin ribut kayaknya,” lanjut Reygan sambil mengacungkan garpunya ke udara. “Dia sensi sama gue!”             “Lo aja kali yang demen cari masalah sama dia,” sela Gabriel. “Atau, lo yang baperan sama sikapnya tuh dosen.”             “Nggak, nggak,” Reygan menggeleng. “Dia antipati sama gue. Pasti karena dia dosen muda dan merasa kalah ganteng sama gue.”             “Dosen muda?” tanya Andini.             Reygan mengangguk. “Namanya pak Itsuki.”             Alis Andini terang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD