Warning 18+ Di part ini mengandung adegan dewasa. Harap bijak dalam mencari bacaan. Buat yang dibawah umur jangan mampir di part ini. Skip aja. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° "Pergi Dhea, please, pergilah dari sini, atau kalau perlu pergilah dari apartemen ini sekarang juga." Dhealova tetap mematung di tempat. Entah kenapa gadis itu sulit untuk bergerak setelah mendengar bentakan dari langit. "Baiklah kalau kamu tidak mau pergi. Jangan salahkan aku, karena ini mau mu." Langit menarik lengan Dhealova dan dengan cepat laki-laki muda itu melu-mat bibir tipis Dhealova dengan sangat rakus. Gadis itu berusaha mendorong Langit namun tenaganya masih kalah dengan laki-laki itu. Langit sudah tidak tahan lagi menahan desiran panas yang kini menguasai tubuhnya. Ad

