Part 15. Menyesal

1405 Words

Malam hari ini Langit baru saja pulang ke apartemen miliknya. Penat dan pusing kini memenuhi isi kepalanya. Rasanya kepala laki- laki muda itu pecah. Di saat ia menyadari kesalahannya yang sudah berbuat tidak baik dengan Dhealova, dan sekarang Langit semakin pusing saat melihat tuan Indrawan marah besar padanya. Di lihatnya apartemen miliknya sepi seperti tak ada orang yang menempati. Langit berpikir mungkin Dhealova sudah tidur di dalam kamarnya. Karena memang sekarang sudah sangat malam. Jam di dinding menurut pukul sebelas malam. Dan Langit baru saja pulang. Perlahan laki-laki muda itu berjalan menuju kamar Dhealova. matanya menatap pintu kamar itu, namun enggan untuk mengetuknya. Langit menatap nanar pintu itu dan mengusapnya sebentar. "Maafkan aku," ucap Langit lirih. Kemudian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD