Katanya, jatuh cinta itu berjuta rasa. Ratusan lagu bertemakan perasaan itu menyebar di sudut-sudut kota. Semua orang mengaku, cinta tak pernah memandang kasta. Sama sekali tak melirik suku, agama, ras dan golongan. Cinta dipuja sedemikian sucinya. Tanpa cacat. Adil. Tak memihak. Namun, satu yang dilupa. Sebab menurutku, cinta memberi luka pada mereka yang tak siap. Mereka yang berbohong. Dan mereka yang sombong di awal permulaan. Atau aku mungkin menjadi satu-satunya yang merasakan hal demikian? Bahwa cinta tak seindah ciuman hangat Reza Rahadian dan Adinia Wirasti dalam Critical Eleven. Bahwa cinta tak semenerima Laudya Chintya Bella di dalam Surga yang Tak Dirindukan. Cinta itu ... menyakiti. Menyakiti aku yang serakah. Mulai egois dan dan tak ingin berbagi. Cinta itu ... membodo

