dua puluh enam

1394 Words

Selama dua puluh tujuh tahun, aku menyaksikan berbagai cerita bertemakan cinta. Sepasang kekasih, merelakan harus berhenti, dan memulai hidup baru dengan orang berbeda hanya karena masalalu salah satu pihak tak dapat diterima. Meski cinta masih begitu besar, mereka harus rela kandas dan menahan sesak di d**a. Sepasang lain, harus berjuang melawan banyak cibiran, hujatan dikarenakan salah satu pihak dianggap tak pantas. Atau lainnya, memilih berhenti, melakukan sesuatu yang menyakitkan demi melihat pasangan bahagia. Itu aku. Aku menjadi salah satu bagian dari yang terakhir. Demi Al. Demi ibunya. Dan, demi diriku. Sejak dulu, akulah yang tak pernah mengerti dunia Al. Sejak dulu, dirikulah yang selalu dikejutkan tiap detiknya dengan semua dunianya. Ini memang tentang diriku; Kayshilla. Kay

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD