• PERGI DAN BERTEMU TAKDIR

1007 Words
        Hari ini, hariku untuk berangkat KKN. Pagi-pagi sekali setelah sholat tahajjud dan kemudian sholat shubuh. Aku sudah bersiap-siap. Pakaianku untuk 2 bulan kedepan pun sudah ku packing. Semuanya siap tinggal berangkat saja. Setelah selesai dengan persiapan berangkatku, aku turun untuk membantu bunda menyiapkan sarapan. Ini saat terakhirku membantu bunda menyiapkan sarapan. 2 bulan kedepan tidak akan aku lakukan kegiatan seperti ini lagi. Ku jajaki tangga dengan sanatai. Mengenang  dan mengingat suasana rumah ini. 2 bulan aku tak akan menikmati suasana hangat rumahku ini. “Assalamu’alaikum bunda..masak apa nih ?” kataku. “Wa’alaikumussalam sayang, nih bunda masak nasi goreng telur.” “Mm boleh Ziya bantu bunda ?” “Boleh dong...kamu aduk ya bunda mau buat teh dulu.” “ok bunda.” Kataku sambil mengaduk nasi gorengnya. Setelah dirasa cuku aku menaruh nasi goreng di tempat yang disediakan bunda. Kemudian menata piring di meja makan. Setelah itu dipanggillah Abi dan Affan untuk sarapan. Sarapan dalam keheningan. Setelahnya aku beranjak ke kamar untuk mengambil packing ku. Aku harus berkumpul dulu di kampus sebelum nanti akan berangkat bersama-sama menuju tempat KKN menggunakan bus. Aku berangkat dengan diantar Affan. Ya dia sudah kulai sekarang meskipun baru masuk semester 1. Setelah mengambil tas, aku berpamitan dengan abi dan bunda. “Abi, bunda kakak berangkat ya..Do’akan kaka lancar KKNnya.” “Iya nduk hati-hati di sana. Kalau udah sampek langsung telpon abi sama bunda. Sering-serig kasih kabar ya..!!” kata abi. “Iya sayang, hati-hati. Bunda pasti kangen banget sama kakak.” “Ouu bunda janga nangis. Endak lama kok bund, Cuma 2 bulan. Setelah itu kakak bisa terus sama bunda.” Kataku kemudian memeluk bunda. “iya sayang bunda cuma takut anak gadisnya bunda kenapa-napa di tempat orang.” “Insyaallah bunda, kakak endak bakal kenpa-kenapa. Percaya sama kakak. Kan bunda sering bilang sama kakak Allah ada sama kita dimana pun kita berada.” Kataku. “Iya sayang.” Kata bunda sambil mengusap punggungku. “Ya udah kalo gitu kakak berangkat ya bun..” kataku dan tanpa sadar air mataku telah meluncur begitu saja. “Iya...baik-baik ya sayang, tunaikan tugasmu !!” katanya kemudian mencium seluruh wajahku. “Inggih bunda.” Jawabku dan kemudian beralih pada abi. “Abi.. kakak berangkat ya, doain lancar bi.” “iya kak selalu abi sama bunda do’ain. Yang semangat kalau jalanin KKNnya. Udah dong anak gadisnya abi endak boleh nangis. Semangat ok !!” kata abi. “Hehehe ok Abi.” Kataku dan kemudian melepas pelukan lalu abi mencium wajahku. “kakak berangkat ya Assalamu’alaikum.” Kataku dan kemudian beranjak masuk mobil yang di supiri adikku. Di dalam mobil hanya ada keheningan di antara aku dan Affan. Akhirnya aku hanya mengedarkan pandangan memnadangi pemandangan di luar jendela mobil. Sebenarnya aku ingin ngobrol dengan adikku ini. Bayangkan saja 2 bulan aku bakal tidak bertemu dengan adek gantengku ini. Tapi entah mengapa sejak masuk ke mobil hanya keheningan yang terjadi. “Ya ampun dek, masak kita diem-dieman aja kayak gini. Kita bakal endak ketemu 2 bulan lho, masak gak mau ngomong apa gitu ama kakak. Tentang cewek kek atau apa gitu !!” cerososku karena tidak tahan atas keheningan ini. Dia hanya diam dan fokus menyetir. ‘Bagus cerocosku endak ditanggepin.’ ‘kacang mahal, kacang mahal....’ kayaknya aku harus jadi tukang cangcimen deh. “ya udah deh terserah.” Batinku. Kembali ku edarkan pandangaanku ke arah luar jendela. ‘nih adek satu...kenapa sih jadi pendiem plus irit ngomong. Biasanya aja, paling banyak omongnya selain aku. Heran deh, endak tau aku pingin ngomong apa sebelum aku pergi KKN 2 bulan. Endak peka banget sama kakaknya. Lagi galau kali ye. Hem adekku yang super ganteng, unyu-unyu bisa galau juga.” Pikiran anehku. Kok aku jadi alay si pakek unyu-unyu. Ish lupakan aja. Tak lama dalam keheningan di dalam mobil, akhirnya sampai juga di kampus. Affan sudah turun dan mambantu membawakan tasku. Hendak aku beranjak ke ruang Aula tempat berkumpul seluruh mahasiswa yang mengikuti KKN. Tiba-tiba saja Affan mengehentikan langkah kakiku. “Kak..!!” panggilnya. “Hem..” hanya itu jawabku. Nada suaraku terdengar malas untuk menanggapi karena jengekel sama dia tadi. Hampir 20 menit Cuma diem aja, kan capek. “Kak maafin Affan !!” “Hem..” jawabku. “Affan sayang sama kakak !!” katanya dan aku kemudian berhenti lalu berbalik menghadapnya. “Ouu adikku sini-sini.” Kataku dan kemudian aku memeluknya. Aku merasakan bulir air mata kembali menetes. ‘Tuh kan nangis lagi.’ batinku. “Kakak hati-hati ya, Affan di sini bakal kangen banget sama kakak.” “Mmm iya adekku yang ganteng, kakak juga bakalan kangen sama kamu. Jaga abi sama bunda ya dek buat kakak.” Kataku.  “selalu kabari keluarga ya kak, Affan sayang sama kakak. Hati-hati !! katanya. “ Iya fan, kakak juga sayang sama kamu. Ya udah ya kakak berangkat dulu. Jaga diri, jangan sampek hilang hafalannya.” “Iya...” “Ok Assalamu’alaikum.” Kataku. “Wa’alaikumussalam.” Katanya dan setelah itu dia mencium tanganku takzim. Setelah itu Affan pergi karena memang kita beda kampus. Setelah cukuo sedih sedihan pagi ini, aku masuk ke kampus dan berkumpul di aula untuk mendengarkan arahan selama kegiatan KKN berlangsung. Pukul 11.00 WIB romobongan KKN berangkat. Kelompokku berangkat ke Ngawi. Sekitar pukul 20.00–21.00 WIB. Kemungkinan aku akan sampai di Ngawi, di Desa Sumberejo. Di desa ini sekitar 10 mahasiswa yang diturunkan untuk KKN. Kebetulan aku dan Fitri satu kelompok sedang Rara ditempatkan di daerah lain. Kelompokku terdiri dari 5 pria dan 5 perempuan. Anto, Rendi, Aska, Robi, Rudi, Nita, Mila, Sintia, Aku dan Fitri. Anto dan Mila dari jurusan hukum dan ekonomi. Aska, Sintia dan Rendi jurusan psikologi dan kesehatan. Robi dan Nita jurusan sosiologi. Sedang aku, Fitri dan Rudi jurusan tarbiyah (ilmu kependidikan). Kami bersepuluh akan bersama-sama melaksanakan KKN ini. apalagi kampus memiliki misi dalam program KKN ini meningkatkan masyarakat dalam bidang pembangunan, pendidikan, dan kesehatan. Otomatis kami bersepuluh harus saling kerja sama untuk menyelesaikan KKN ini. ♥♥♥♥
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD