Ziya POV
Tak terasa waktu liburanku akan segera berakhir. Kurang satu minggu lagi aku akan menjajaki lingkungan baru, pendidikan baru. Kehidupan mahasiswa akan segera aku jalani. Status mahasiswi akan segera tertera di KTP ku. Seminggu ini akan ku isi waktuku guna mempersiapkan OSPEK. Ospek pertama ini adalah ospek universitas. Minggu depan akan kumulai statusku sebagai maba.
Panitia OSPEK telah menyebarkan tatib, larangan, serta barang yang harus dibawa saat OSPEK berlangsung melalui Web. Kupahami satu persatu tatibnya. Ku catat dan kubuat checklist barang yang harus dibawa. Kupersiapkan segalanya. Mulai dari kemeja putih, rok hitam beserta kerudungnya. Kaos kaki dan ID pun tak lupa juga aku siapkan. Tak lama aku mempersiapkan untuk barang bawaan dsb, ada postingan baru di web. Isinya nama-nama kelompok sesuai jurusan fakultasnya. Aku masuk kelompok pendidikan. Ya, pada awal aku mendaftar aku mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam. Ku catat nama kelompokku. Kusimpan nanti akan ku tambahkan di ID cardku. Kulanjutkan lagi kegiatanku, namun kemudian bunda memanggil.
“Kak turun.......makan dulu!!”
“Inggih bund.” jawabku. Kebetulan sekali perutku juga sudah lapar.
‘Ish bunda tau aja aku laper, emang bunda tau yang aku butuhin.’ Batinku. Segera kuhentikan kegiatanku dan kemudian beranjak turun lalu langsung ke meja makan.
***
Di meja makan..........
“Mm...subhanallah enak banget baunya bunda. Wah ada cumi goreng tepung kesukaan kakak.” Kata dengan wajah sumringah melihat cumi goreng tepung.
“Iya bunda masakin buat putri bunda yang paling cantik,”
“syukron bunda, tambah sayang deh sama bunda.” kataku.
“Ehem....bunda cuman kaka aja yang dimasakin, abi sama adek endak dimasakin juga nih makanan kesukaannya ??” kata abi yang muncul dari ruang depan bersama Affan adikku.
“Ya.....ada dong bi, uh ada udang saus tiram.” Kata bunda sambil menunjuk meja makan. Oh ya anak-anak abi ini kebetulan suka sekali dengan makanan seafood sama seperti abinya. Memang yah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Abi dan Affan sama-sama suka dengan udang saus tiram. Sedang aku suka cumi goreng tepung dan Mas Tana suka segala macam olahan seafood. Hal ini yang membuat bunda sering beli banyak seafood kalau orang-orang kesayangannya ingin makan seafood. Entah aku dan Mas Tana kembar namun apa yang kami suka berbeda.
“Hemm..ada ya bund, enak nih bi kayaknya udang saus tiramnya. Baunya aja udah bikin Affan laper.”
“Pasti dong enak..kan yang masak bidadari cantik penghuni surga.” Kata abi sambil mengedipkan mata pada bunda dan mulai mendekatinya. Bunda yang sudah merona pipinya digoda abi.
“Ehem.......” kompak dehemanku dengan Affan.
“masih ada kita kali bi disini.” kataku.
“Ye....ya endak papa, istri abi inih.” katanya kemudian mencium pipi bunda.
“Ish abi....malu bi depan anak-anak.” Kata bunda.
“Abi mah modus.” Kata Affan.
“Udah ah, jangan ribut lagi, jadi makan endak ini??” kata bunda.
“Jadi dong bund!!” sorakku bersamaan dengan abi dan Affan. Affan yang kelihatan sudah tidak sabar mencomot udang saus tiramnya langsung semangat menjawab. Setelah itu kami makan dalam keadaan senyap. Abi melarang berbicara selagi kita makan kalau ingin bicara haruslah diselesaikan dulu makannya. Tak lama kemudian kami pun selesai makan.
“Kak gimana persiapan buat OSPEKnya ??” tanya abi setelah makan sambil menunggu buah yang di ambil bunda di kulkas.
“Alhamdulillah bi udah kakak siapain semuanya. Tinggil dikit aja kok.” Kataku. “Hem iya....Alhamdulillah kalo gitu. Abi udah siapin supir buat kamu. Awal masuk kamu udah bisa dianter sama Pak Mardi.”
“Pak Mardi bi ? mm..inggih.” kataku sambil mengangguk.
“Kalo sekiranya kamu keluar kampus Pak Mardi nya belum ada, kamu telpon aja.”
“oh inggih abi .....tapi nomor Telponnya ??” kataku.
“Pak Mardi sudah abi kasih nomor telpon kamu. Nanti abi kasih nomor telponnya Pak Mardi.” Kata abi dengan jelas.
“Inggih abi syukron, sayang deh sama abi.” kataku kemudian memeluknya.
“Iya sayang, apapun akan abi lakukan buat anak-anak abi asal tidak melenceng dari agama Allah.” Katanya sambil mengelus kepalaku yang tertutup hijab. Setelah itu aku membantu bunda membersihkan meja makan. Setelah selesai aku kembali ke kamar untuk menyelesaikan kegiatanku lagi. Aku akan mempersiapkan OSPEK yang tinggal seminggu ini dengan sebaik-baiknya.
♥♥♥♥