Penyelidikan

2131 Words

Senja tak sadar menerima tawaran makan siang bersama Ali. Ia lupa kalau ini akan membawa petaka. Tapi setidaknya, siang itu, Senja selamat. Ya, karena orang-orang di kantornya hanya berpikir kalau Senja masih rapat bersama klien, bukan makan siang bersama keponakan yang punya gedung kantor puluhan lantai ini. Tanpa Senja tahu, di kantornya justru mendadak ada inspeksi. Para karyawan yang hendak pergi makan siang diminta kembali ke ruangan masing-masing. Hal itu tentu saja terasa aneh. Meski begitu, setidaknya rasa penasaran mereka terjawab dengan kehadiran si pemilik FA Interior Design ini. Yeah, Fasha muncul. Perempuan berhijab itu berdiri tegap di tengah aula kantor, menatap satu per satu karyawannya dengan mata tajam. Wajahnya serius, memberi kesan bahwa ada sesuatu yang sangat pentin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD