INGINKU SEDERHANA

1639 Words

*TUJUH BULAN KEMUDIAN* "Kalau anak kita perempuan lagi, gimana?" tanya Dara pada Demian saat keduanya duduk di balkon kamar malam harinya. Dara melihat ke Demian yang terlihat asyik memainkan laptopnya. Sudah dua hari Demian tidak ke kantor. Kondisi Dara yang sering lemas tiba-tiba karena mual dan tidak selera makan, membuat Demian cemas dan akhirnya memutuskan untuk menjaganya dan bekerja di rumah. "Kalau gitu, kita coba lagi," ucap Demian santai. "Kamu gak marah?" "Buat apa aku marah, Ra, kalau aku marah, sama aja aku marah sama Allah, kan? Masa aku marah sama Penciptaku sendiri." "Bukannya selama ini memang seperti itu?" sindir Dara yang membuat jemari Demian berhenti mengetik. Dara memperhatikan sang suami yang sama sekali tidak mau mengalihkan pandangan padanya. Sadar akan ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD