Rio semakin mengernyitkan keningnya saat sudah memasuki ruangan. Ruangan yang sangat besar itu terlihat lenggang, hanya terlihat satu dua orang penjaga yang dengan mudah di kalahkan oleh Rio. "Bawa mobil gue masuk!" ucap Rio kepada Alvin dan langsung di laksanakan oleh pemuda itu. Rio menatap ke sekeliling, berusaha menemukan keanehan dari ruangan ini. Matanya memicing memandang CCTV yang sangat kecil dan tersembunyi. Rio tersenyum miring lalu dengan cepat menembak CCTV itu hingga hancur. Tak berapa lama Alvin sudah tiba di dalam dengan mobil Rio. "Gue merasa ada yang aneh Yo!" ucap Alvin setelah keluar dari mobil. "Gue juga merasa begitu. Kenapa markas ini sangat sepi seolah tak berpenghuni?" Pyarr!! Terdengar suara benda pecah bersamaan dengan proyektor di depan Rio dan Alvin meny

