Bab 23

1190 Words

Luke mengeratkan gigi, matanya berkaca-kaca seolah ada sesuatu yang akan keluar dari kelopak matanya, sikunya yang menekan leher Isabella perlahan mengendur. Ia tak bisa, ia tak sanggup untuk melukai Isabella. Isabella bisa bernapas lega saat Luke menurunkan tangannya lalu terbatuk-batuk pelan sambil menyentuh lehernya. Luke tampak menunduk, mengepalkan tangannya. Helaan napas berat keluar dari bibirnya sebelum akhirnya mendongak menatap Isabella tajam tanpa mengatakan sepatah katapun. Ia hendak pergi meninggalkan Isabella. Namun tiba-tiba... Dor! Langkah Luke terhenti, matanya melotot, bibirnya terbuka sesaat sebelum tubuhnya ambruk ke tanah. Sementara di belakang, tak jauh dari posisi Luke, tampak Isabella masih memegang pistol dengan d**a kembang kempis dan keringat yang mengucur d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD