"Kalau Tuan tidak menyebutkan berapa usia Tuan saat ini, maka aku tidak akan pernah tahu berapa usiamu. Kenapa? Karena kau masih tampan di usiamu yang telah memasuki dua ratus lima puluh tahun. Bahkan, kau terlihat jauh lebih muda daripada ayahku," tutur Uli lembut. Menatap lekat pada wajah Birawa. Seperti yang Uli katakan Birawa masih terlihat sangat muda di usianya yang katanya sudah tua. Tapi di mata Uli tidak begitu. "Kau sangat pandai merayu," balas Birawa seraya meraih kain Uli yang terletak di ujung dipan. "Pakailah. Aku akan mengantarmu pulang, sebelum ayahmu terbangun." Uli menggeleng. Mengambil kain yang diserahkan Birawa, tapi malah membuangnya ke lantai. Alih-alih turun dari ranjang, Uli malah memeluk Birawa dengan erat. "Katanya Tuan tidak ingin jauh dariku, tapi kau m

