Ceritanya, Tambahan BhOngka (2)

847 Words

Enggak ada manusia yang diciptakan sempurna. Aku percaya itu. Banget. Enggak sempurna aja udah belagu, gimana kalau sempurna? Yah, walaupun nyatanya manusia paling sempurna di antara makhluk hidup lain. Mungkin karena itu, kita jadi belagu. Cuma, kadang kalau inget jati diri, aku juga agak belagu sih. Maksudku gini lho, Bo, buat semua perempuan di luar sana, yang udah punya foto luar biasa indah—sejelek apa pun bentuk ekspresimu—bersama seseorang yang memang kamu-kamu pengin, di lembar buku nikah, bakal belagu enggak? Aku sih yess, nggak tahu kalau kamu-kamu! Cuma, masalahnya, semuanya jadi nggak seindah ijab kabul yang diucapin Ongka kemarin pagi! Semuanya nggak seindah kebaya pemberiannya. Semuanya nggak seindah cicin manis yang melingkar di jariku. Semuanya nggak seindah dekorasi p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD