18. Cokelat dan Ucapan Selamat Malam

2394 Words

AUTHOR POV "Al? Ngapain lo senyum-senyum?" Alina yang baru saja mengambil segelas air putih di meja makan pun hendak berjalan menuju kamarnya. Namun matanya menangkap Alvino yang baru saja sampai dirumah dengan wajah yang tak biasanya. Senyum-senyum kecil tak jelas. Bukan Alvino sekali. Biasanya selepas pulang dari kantor, hanya wajah cemberut dan kusut Alvino saja yang ditampilkan. "Hah? Ngga. Gapapa." elak Alvino. Alina hanya mendengus. "Kaya abis menang apaan aja." gumam Alina lagi. "Udah sana lo ke kamar." titah Alvino. Alvino takut jika Alina akan menanyainya hal macam-macam yang mana Alvino memang sulit untuk mengelak atau menyangkal. Alina menyipitkan matanya dan bergerak mendekati Alvino lalu menatap Alvino dengan seksama. "Cewe ya?" selidik Alina. Alvino langsung mendoron

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD