17. Arogan atau Perhatian?

3156 Words

AUTHOR POV Reva buru-buru berlari kearah kubikelnya setelah insiden tadi. Ia merasakan pipinya sedikit panas. Hal itu membuat Ovi dan Kayla yang tengah sibuk mencemili keripik tempe pun melihat kearah Reva. "Re, kenapa lo?" tanya Kayla penasaran. Reva terlihat tergagap. "Hah...ng...ngga. Tadi kok lampu di pantry mati sih?" elak Reva. "Oh...kayaknya tadi sempet mati listrik. Heran juga gue. Masa gedung kantor sebagus ini sampe begini. Pak Alvino tadi ngamuk tuh turun ke bawah. Kayaknya mau ke bagian pengelola gedung." sahut Ovi. Ngamuk? Alvino? "Pak Alvino ngamuk berasa istrinya abis disenggol orang...hahaha..." tawa Ovi pecah setelah membayangkan wajah Alvino yang menahan amarah tadi. "Iya! Bener banget. Keliatan marahnya tuh beda dari marah kalo urusan kerjaan ngga beres." Kayla men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD