Cemburu

1515 Words

Anulika terlihat menjaga jarak dengan Ashraf, semenjak pertengkarannya malam itu. ia tidak hanya diam tapi terkesan ketus dan malas setiap kali diminta Livia untuk menyediakan kopi atau makanan untuk laki-laki itu. Lidah beracun Ashraf telah melukai hatinya,  mebuatnya patah hati untuk berusaha berbuat baik pada laki-laki itu. Seperti saat ini, jika tidak karena permintaan Livia, dirinya tidak akan sudi menginjakkan kaki di kantor Ashraf. Karena wanita itulah ia jadi terlihat seperti orang bodoh. Berdiri di depan meja resepsionis, di bawah tatapan menghina seorang karyawan yang menduga dirinya gadis penggoda, berusaha mendekati Ashraf dengan satu rantang makanan yang ia bawa. “Anulika, kenapa berdiri di sini saja? Ayo, langsung saja naik ke atas,” Suara Deon yang datang dari pintu masuk,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD