Leon menatap Lopita dengan senyum tipis. Ia memang bukan perias profesional, melainkan seorang bos mafia yang memiliki selera seni yang tinggi dan segudang koneksi. Maka, serangkaian gaun indah telah disiapkan oleh tangan-tangan ahli terbaik yang ia pekerjakan khusus untuk Lopita. Dengan pasrah dan tak berdaya Lopita duduk di depan cermin dengan pandangan tak pasti. Jujur, ia lebih suka menghabiskan malam dengan membaca buku atau menonton film di rumah, bukan menghadapi keramaian pesta. Terlebih lagi, Leon sangat tahu bahwa Lopita adalah korban dari perdagangan manusia, trauma masa lalu yang masih membayanginya. Pesta-pesta mewah, keramaian, dan hiruk pikuk seperti ini adalah pemicu besar bagi Lopita. Dengan arahan Leon, Lopita mengenakan gaun off-shoulder berwarna emerald green yang men

