25. Satu Kepalsuan

1698 Words

"Aku tunggu di restoran yang tadi mas, jangan lama-lama." ujar seorang perempuan yang dari tadi melirik cemas ke arah Bimo. Iya, pria yang dipanggil 'Mas' dengan suara lemah lembut yang dimaksud adalah Bimo. Pria yang kini berdiri di hadapan Risa dengan tatapan gugup salah tingkah. Senyumnya tersungging di sana, namun tak sempurna karena gelagat aneh yang tak pernah Risa lihat sebelumnya. Begitu perempuan tadi melenggang pergi dengan membawa beberapa paper bag yang diambilnya dari tangan Bimo. Pria itu berjalan pelan mendekati Risa yang masih menyelesaikan pembayarannya di kasir toko roti. Aah, satu lagi … entah kenapa tatapan perempuan yang dulu memeriksanya ketika masih di Rembang itu tak secerah sebelumnya. Selain menunduk, perempuan cantik yang diketahui bernama Virany itu juga seola

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD