33. Rasa Penasaran

1734 Words

“Bukannya kita balik ke Jakarta harusnya besok lusa ya, Pi?” Risa merengut begitu Moko mengabarkan bahwa mereka berdua akan kembali ke Jakarta esok hari. Lebih cepat satu hari dari rencana mereka sebelumnya. “Kenapa jadi dimajuin dadakan gini sih?” protesnya masih berlanjut. Kali ini bahkan sampai melirik sinis ke arah Moko yang sedang merapikan barang-barang bawaan mereka berdua. “Kalau balik besok lusa, nanti kamu kecapek’an gimana? Kan Senin udah balik kerja lagi kita.” Moko dengan sabar memberi pengertian pada sang istri yang akhir-akhir ini sering berubah-ubah suasana hatinya. Memang benar apa yang dikatakan Moko, mengambil libur dua minggu rasanya sudah sangat cukup untuk keduanya. Hari senin depan Risa mulai kembali bekerja di gallery, begitu pula dengan Moko yang sudah banyak p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD