"Pi, nanti siang kita makan apa ya enaknya?" tanya Risa sambil menggerak-gerakkan jari telunjuk di atas layar ponsel yang ia pegang. "Busettt istriku, barusan juga udah makan gado-gado, roti gandum, belum lagi pas di pesawat tadi habis dua cup puding caramel. Masa jam segini udah bingung mau makan siang apa sih?" Moko menoleh dan keheranan dengan kemampuan makan sang istri yang meningkat berkali lipat. "Emang gak boleh ya? baby princess loh yang doyan, aku mah wajar aja makannya, masih sama aja kayak dulu sebelum hamil." elak Risa sambil mengerucutkan bibir berlagak sebal. "Boleh aja, Sayang. Boleh banget kok, aku cuma khawatir kalau tiba-tiba kamu muntah lagi aja kayak tadi pagi, gak tega lihatnya." Moko mengusap pipi Risa yang sengaja ia gembungkan seakan merajuk. "Tadi kan muntahnya

