Awal Malam Kelam

3180 Words

Jarum jam telah melewati pukul sembilan malam pada hari Jumat tanggal 11 Oktober 2024, ketika mobil yang kutumpangi perlahan berhenti di depan area klub yang ramai, bermandikan cahaya lampu neon. Begitu kulihat antrean pengunjung di pintu masuk dan mendengar dentuman musik dari dalam, sesuatu dalam diriku langsung bangkit yang lama terpendam. Ada energi baru yang muncul—campuran semangat, rasa penasaran, dan keinginan untuk sesaat lepas dari rutinitas yang melelahkan. “Sudah sampai, Kak. Turunnya hati-hati, ya,” ucap sang sopir dengan suara tenang sambil menoleh ke arahku. “Terima kasih. Pembayarannya lewat GoPay, ya, Pak,” jawabku sambil meraih tas dan membuka pintu mobil. Sopir itu mengangguk sambil tersenyum. “Baik, terima kasih kembali, Kak Rara. Selamat malam.” Aku tersenyum tip

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD