Rahayu yang baru saja menyuapkan sesendok nasi kuning tersedak karena pertanyaan yang terlontar. Dan tak hanya Rahayu, Arisha bahkan sempat menyemburkan teh tawar hangat yang baru saja diseruputnya. Mengatasi keterkejutannya, Arisha segera mengambil lap yang ada di ujung meja dekat teko air. Ia segera mengelap tumpahan air yang diakibatkan oelh semburan dari mulutnya tadi. Enam orang yang ada di sana hanya memperhatikan gerak – gerik Arisha. Rahayu yang baru saja menegak teh hangat setelah tersedak tadi menjawab, “Kenapa kalian ngomong kayak gitu?” “Soalnya dokter Harlan bukan tipikal orang yang bisa punya teman dekat perempuan. Kalo sampai dia punya teman perempuan, bisa jadi itu lebih dari sekedar teman,” jawab salah seorang di antara mereka. Empat

