Bab 36 Menjadi Miliknya Jiwa dan Raga

2061 Words

Warning Rate 21 + (Mohon maaf atas ketidaknyamanannya!) ……………………. Sepeninggal orang-orang tersebut, ruangan VIP kini menjadi hening dengan pemandangan di mana Aidan dan Ruby saling tatap dalam diam. Aidan melirik pelan ke atas meja yang dipenuhi dengan kue dan makanan cepat saji. “Kamu makan makanan seperti itu? Apa kamu tidak mendengarkan perkataan dokter? Ingin selamanya berada di sini?” sindir Aidan dingin tanpa ekspresi. Ruby merapatkan bibirnya erat, mencoba membuka suara, tapi segera berhenti setelah didahului oleh lawan bicaranya. “Tenggorokanmu masih belum pulih, bukan? Jangan memaksakan diri,” ujar Aidan cepat seraya perlahan menghapus darah di sudut bibir Ruby dengan gerakan lembut hingga sang wanita kaget dibuatnya. Detik berikutnya, dia mendengus geli melihat reaksinya d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD