Bab 9. Lupa Ulang Tahun Felisa

1851 Words

Sekar baru saja mengambil minum di meja makan. Dia terkejut saat mendapati Axel sudah berdiri di depan pintu kamarnya. “Pak Axel, Anda di sini? Ada apa?” tanya Sekar yang mulai merasakan firasat yang kurang baik. Axel tidak menjawab. Tapi dengan wajah dan tatapan serius dia tarik Sekar masuk ke dalam kamar. Sekar terkejut namun seolah seperti tersihir mengikuti permintaan Axel. Axel menekannya di dinding kamar dan mengunci kedua pergelangan tangan Sekar di belakang hingga tak berdaya. “Pak Axel hentikan! Atau saya akan teriak dan pak Hendrik mengetahui ini semua," ancam Sekar merasa tak punya senjata lain selain mengancam bosnya. Namun lagi-lagi Axel tidak menjawab. Sorot kedua matanya menggelap menatap tajam mengikuti tangan yang justru bergerak membuka kancing bagian atas baju Sekar.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD