21. Kau Berharga

2239 Words

"Kenapa kau diam saja? Jadi, ya, yang kau maksud itu apa?" Gaishan semakin tidak sabar dan mendesak Izora untuk menjawab. Apa pun jawaban dari dua pilihan itu, ia tetap senang. Akan tetapi, pria itu akan jauh lebih senang atau bahagia jika yang diinginkan wanita itu adalah dirinya. "Zora? Kau ingin hadiah atau aku? Cepat katakan!" rengek Gaishan. "Apaan, sih? Berisik sekali," keluh Izora memprotes. Karena terbawa suasana atas apa yang terjadi dengan sang suami, Izora jadi asal menjawab. Berusaha membandingkan sikap dan perlakuan Shan dengan Gaishan. Sayangnya, semua nilai tambah apa pada Gaishan dan bukan Shan, suaminya. "Kau ingin aku menjadi hadiahmu, kan? Benar begitu, kan?" tanya Gaishan lagi dan mengabaikan keluhan Izora. "Tidak, aku tidak ingin hadiah apa-apa," sanggah Izora sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD