"Ada apa? Kenapa kau terlihat sangat terkejut? Bukankah kau sangat menyukai tempat itu?" tanya Bagaspati berpura-pura bodoh. "Suka apanya? Kakek tahu Shan paling tidak suka ke tempat asing." Mau tidak mau Shan duduk di sofa tepat di depan kakeknya. "Kakek melakukan ini karena Zora sudah mengatakan sesuatu yang tidak-tidak, kan?" Jika bukan karena Izora, kakeknya tidak akan sampai berbuat sejauh ini. Pasti wanita itu sudah berkata buruk dan hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Istri mata duitannya itu harus diberi pelajaran. "Sayangnya Zora malah membelamu." Bagaspati beranjak berdiri, "Sudahlah, kakek mau pulang," imbuhnya berpamitan. Bagaspati tidak menyangka sang cucu akan menuduh Izora menghasutnya. Ternyata apa yang ia katakan kala itu tidak membuat cucunya sadar. "Tunggu, Ke

