30. Bodohnya Aku!

1002 Words

"Tidak. Aku mencintaimu dan menerimamu apa adanya. Bukankah kau juga begitu padaku?" Izora mengedip dan mengangguk. "Kau bilang ingin menjelaskan semuanya padaku. Jadi, kenapa kau melakukan sandiwara menyebalkan itu?" Shan menutup buku dan meletakkannya di nakas. Kemudian, ia membaringkan tubuhnya di samping Izora dan menyandarkan kepala di pembatas ranjang. "Aku pikir kau sudah tahu alasannya, tapi tetap akan aku jelaskan." Shan menarik napas panjang dan menghembuskannya cepat. Tatapan matanya lurus ke depan berusaha menerawang jauh ke masa lalu. "Banyak wanita yang mendekatiku, tapi tidak ada satu pun dari mereka yang tulus. Mereka mengincarku karena rupa dan uangku. Bahkan setelah berpura-pura wajahku terbakar dan disfungsi seksual, kekasihku memutuskan hubungan. Itu artinya dia t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD