"Tunggu! Kenapa masuk ke sini? Kita mau ke rumah sakit dan bukannya mau menyewa apartemen." Izora duduk tegap menatap bingung area sekitar. Setelah drama di mana Izora memaksa duduk di kursi penumpang, akhirnya mobil itu melaju kencang membelah jalanan. Namun, bukannya ke rumah sakit, Gaishan justru membelokkan mobilnya ke sebuah apartemen mewah. "Mampir sebentar, aku mau mandi," jawab Gaishan santai. "Kau ...." Izora menggertakkan gigi sambil memelototi Gaishan. "Maaf. Aku tidak bisa pergi dalam keadaan kotor seperti ini. Kau bayangkan saja, aku yang biasa duduk di ruangan ber-AC dan sekarang justru--." "Iya-iya, aku tahu!" sanggah Izora ketus. Wanita dengan wajah kecil itu tahu betul maksud ucapan Gaishan. Pria yang selalu berhadapan dengan setumpuk dokumen dan duduk di ruangan ber

