37. Siang Panas dan Panjang

1404 Words

"Zora?" panggil Shan dengan napas memburu. "Iya, Shan," sahut Izora menatap suaminya dengan manik mata sayu. "Terima kasih, Sayang." Shan memeluk Izora dan mengecup keningnya. Saat ini, sepasang suami istri itu sedang berbaring sambil berpelukan. Tanpa sehelai benang yang melekat di tubuh satu sama lain dan hanya peluh yang menyelimuti. "Terima kasih untuk apa?" tanya Izora bingung. "Tentu saja untuk siang yang menggairahkan ini," jawab Shan bersemangat. Ya. Akhirnya Shan dan Izora sudah melewati masa pelatihan dan berhasil. Shan tidak perlu ke kamar mandi untuk menuntaskan hasratnya karena sang istri sudah berhasil melawan trauma. Meskipun belum benar-benar pulih, tetapi peningkatannya cukup memuaskan. "Bukankah ini memang sudah menjadi tugasku?" tanya Izora menengadahkan kepala, m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD