MG 3: Jenny

1075 Words
Pertama, Jeuni pernah dijadikan sebagai jin penangkal kejahatan dari saingan dagang. Termasuk nekat sih dukunnya, Jeuni waktu itu masih level pemula.  Tetapi karena si manusia hanya punya mahar ratusan ribu, okelah diambil.  Benar saja, baru minggu pertama kerja, eh malah ketemu sama anak indigo yang lagi jajan, sekalian bikin konten untuk channel youtube.  Karena ilmunya masih cetek, sosoknya yang kebetulan sedang mencuci kaki dekat panci yang biasa digunakan untuk merebus kuah bakso, tertangkap kamera.  Akibatnya, jagat media sosial manusia digegerkan dengan berita warung bakso yang menggunakan penglaris rendaman kaki setan perempuan.  Padahal itu cuma cuci kaki lho, bukan berendam!  Lagian, dia kan jin penjaga, bukan jin penglaris.  Karena kelalaiannya yang merugikan manusia, meskipun itu bukan kesalahannya, Jeuni tetap dihukum oleh nyonya merah.  Hukumannya, merasuk ke tubuh orang yang sedang diruqyah.  Rasanya sakit luar biasa. Dagingnya serasa dicabut pelan-pelan dari tulangnya.  Jeuni demam sampai selama satu minggu waktu itu.  Sial buat Jeuni, untung buat si anak indigo. Mendadak dia jadi terkenal Saat dia diundang jadi narasumber di beberapa acara talkshow. Pas ditanya sama pembawa acara.  "Wujud jin penglaris itu kan macam-macam ya, nah, sosok yang kemarin kamu liat itu gimana?? Dia menjawab, tentu saja dengan dilebih-lebihkan, "Njijikin, Mas. Kakinya b***k, banyak koreng dan nanah, tapi justru itu yang bikin kuah baksonya tambah enak."  Astaga!  Sudah dihukum tanpa bisa banding, masih difitnah kakinya borokan pula.  Padahal dia memiliki kaki yang jenjang, putih dan mulus. Hanya saja tidak kelihatan karena dia lebih sering pakai celana harem model konservatif.  Burik itu aib apalagi borok.  Karena ucapan anak indigo itulah, jin-jin pria enggan berdekatan dengannya. Itu membuat hampir semua benang merah di jari kelingking Jeuni terputus di tengah jalan.  Artinya, kemungkinan besar, dia bakal jadi single. Seumur hidup! Status yang paling ditakuti oleh Jin perempuan karena mereka tidak harganya kalau tidak memiliki jodoh.  Dasar nasibnya memang sial.  Saat test naik level untuk menyambung kembali benang merahnya, dia harus membantu pekerjaan seorang dukun.  Kali ini dukun pelet.  Tugasnya, membuat perempuan yang ada di foto, jatuh cinta sama laki-laki yang datang ke dukun itu untuk memeletnya.  Pekerjaan yang sangat mudah, dengan tingkat kelulusaan seratus persen.  Kecuali... Si Jeuni.  Dia tidak lulus karena, foto target yang diberikan oleh kliennya beda jauh dengan yang asli. Bukan hanya foto, namanya juga berbeda.  Selama empat puluh hari, Si Jeuni ke sana ke mari mencari alamat rumahnya Olive Manuella. Namun, yang ditemui bukan targetnya.  Sampai batas empat puluh hari yang dijanjikan oleh dukun perantara lewat.  Jadi, balik ke orang yang kirim lah mantra peletnya. Akibatnya, cowok si pengirim pelet yang tadinya normal meski kurang ganteng, jadi kurang se ons, agak-agak stress begitu deh.  Usut punya usut, ternyata itu foto boleh nyomot dari f*******: dan sudah melalui sepuluh kali filter.  Hidung mancung, bibir mungil, mata lebar, wajah tirus bersemu kemerahan.  Aslinya, ampuun!!!  Jauh panggang dari api.  Nama di KTP, Zaitun Marwani, di media sosialnya jadi Olive Manuella.  Dia mencari sampai keliling dunia juga tidak akan ketemu! Namanya beda jauh begitu.  Mana muka lebar macam tampah, kulit muka mengkilat kebanyakan minyak, hidung blesek, jerawatan.  Model begini sih, ditraktir bakso dua mangkok sama digombalin pakai bungkus permen relaxa juga nempel.  Manusia, manusia! Semakin hari semakin aneh kelakuannya.  Sekarang, selain terkenal sebagai jin b***k, dia juga terkenal sebagai jin bodoh.  Tetapi diantara semua kekurangannya, hanya Si Jeuni yang bisa bertahan berada di lantai lima, biarpun ada bos Lucas di sana.  **** "Ayo kita putus!"  "Ta-tapi kenapa? Bukankah kita baik-baik saja?"  Jenny tidak berharap episode seperti ini akan muncul dalam hubungannya.  Dengan satu-satunya pria yang ia cintai ini, dia sudah berpacaran sejak kelas dua SMA, berarti sudah hampir lima tahun.  Dan itu berakhir hanya dengan satu alasan yang amat sangat pasaran, "Kamu terlalu baik buatku."  Sejak itu, keduanya tidak pernah lagi bersimpangan.  Setengah tahun sesudahnya, ketika dia melihat siapa dan bagaimana gadis yang bersama mantannya diacara reuni sekolah, Jenny baru sadar, alasan pria itu memutuskannya bukan karena dia terlalu baik, tetapi karena dirinya yang terlalu b***k.  "Jen, Jenny?" Zalorra menyentuh lengannya seolah-olah mengingatkan dengan ramah. Melihat Jenny memalingkan matanya, Zalorra melanjutkan dengan suara yang jelas, "Kamu sudah menikah sekarang dan Moreno, dia sekarang pacar sepupu suamimu. Jangan lupakan itu."  Begitu komentar ini keluar, ada seruan mencemooh.  Apanya yang menikah. Pengantin prianya bahkan tidak menghadiri pesta pernikahannya sendiri.  Dengan kata lain, Jenny hanyalah mempelai pengganti yang tidak diinginkan, bahkan oleh seorang pria yang sedikitpun tidak dianggap oleh generasi muda di keluarga besarnya.  Itu masih membuat Jenny sangat malu dan berkata tanpa berpikir, "Aku akan mengajukan gugatan cerai."  Zalorra hampir menumpahkan jus di tangannya setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Jenny.  Dia berkata di telinganya dengan gigi terkatup, "Kamu jangan gila. Kalian baru dua minggu menikah, jangan bercerai."  Kalau Jenny benar-benar menuntut cerai, tentu saja itu akan sangat merugikan Zalorra.  Sebagai cucu perempuan pertama Pramana Amoedya, seharusnya dia yang harus menikah dengan cucu kepala keluarga Widjaja.  Zalorra sudah oke, karena calon suaminya itu Zicco Hendra Widjaja, pemuda cakap yang sekarang mengendalikan sebagian bisnis besar milik keluarga Widjaja.  Bisa dikatakan, dengan menikahi Zicco, Zalorra akan menjadi nyonya muda dalam keluarga itu nanti.  Siapa yang mengira, ketika hari lamaran tiba, calon suaminya berubah menjadi Lucas Tjandra Widjaja.  Tidak ada nama Lucas dalam bisnis besar milik keluarga Widjaja. Konon, apapun yang dipegangnya, akan rusak.  Sewaktu kakeknya masih hidup, Lucas diberi wewenang mengelola perusahaan batubara. Itu bangkrut dalam waktu enam bulan.  Kemudian perkebunan sawit, saat dia kelola, harga sawit yang tadinya tinggi, perlahan jatuh ke level terendah.  Begitu pula karet dan kopi.  Kebalikan dengan Lucas, apapun yang dikelola oleh adiknya, itu akan mendapat untung berkali-kali lipat.  Diperlakukan sebagai pembawa sial oleh keluarga, membuat pria itu menjadi individu yang dingin dan penyendiri.  Di mata kerabat dan rekanan bisnis, pemuda itu terlahir sia-sia. Pekerjaannya luntang lantung tidak jelas.  Bahkan untuk biaya hidup, dari yang Zalorra dengar, pria itu hanya mengandalkan uang saku dari warisan kakeknya yang di kelola oleh ayah dan adiknya, Zicco.  Tidak ingin puteri kesayangannya menjalani hidup yang sulit. Rose, ibu Zalorra mengatur supaya Jenny, keponakannya yang yatim piatu, menjadi mempelai wanita pada saat terakhir.  Kalau pihak pria bisa mengubah calon mempelai, kenapa pihak wanita tidak?  Setelah berunding cukup alot, sampai ada rencana pembatalan pernikahan. Empat hari menjelang hari H disepakati, yang tadinya pernikahan antara Lucas dan Zalorra menjadi pernikahan Lucas dan Jenny.  Setelah semua ini, Kalau sampai si Jenny bodoh ini membatalkan pernikahannya, pasti nanti dia yang akan kena sial menjadi istri Lucas. Zalorra mengigit bibirnya kesal.  Tepat ketika Zalorra menutup mulutnya, Jenny mendengar suara langkah kaki mendekat dan suara yang bertanya.  "Siapa yang mau bercerai?"  **************
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD