Akhirnya saat ini Anjani memang telah ada keadaan di sini banyak berbagai masalah berubah, beberapa hari terus begitu dan juga mereka merasakan teror yang di berikan entah siapa itu terus berjalan dengan baik, kalau terus berada di sini berjalan dengan baik.
Anjani telah berminggu-minggu terus berada dan di sisi lain pun dia belum sadarkan diri entah apa yang di lakukan menjadi perubahan demi keadaan ini.
"Abraham ini sudah berminggu-minggu saat ini Anjani belum sadarkan diri, aku sudah putus asa banyak beberapa kejadian satu sama lainnya. Keadaan ini menjadi tidak tenang dan banyak perubahan diri." Urdha berkata kepada Abraham yang saat itu masih bisa di katakan sebagai beban terjadi satu sama lainnya di dalam diri ini.
"Bos, kita harus tenang dan jangan merasa kalau Nyonya tidak akan sembuh dan di sini banyak sekali perubahan diri menjadi tidak tenang. Saya yakin ini semuanya berjalan tanpa keyakinan diri berjalan dengan baik pula." Ucap Abraham membuat diri Bosnya kembali tenang dan juga bisa di lakukan sampai begitu menderita juga.
"Iya terima kasih sudah banyak membantu dan saat ini masih berpikir akan terus menjadi perubahan di sini telah banyak di kasih bisa di lakukan tanpa keyakinan diri juga sampai penderitaan terjadi bisa di lalui." Ucap Urdha kepada Abraham yang sudah menjadi terus berada di sini.
"Saat ini saya berusaha maksimal untuk melakukannya demi keyakinan diri menjadi nyata, perubahan diri satu sama lainnya akan berjalan dengan baik kehidupan bisa di tentukan. Nyonya akan bisa sembuh dan saat ini tidak ada yang bisa mengatur segalanya berjalan dengan baik." Ucap Abraham yang saat ini masih terus berjalan dan harapan menjadi nyata juga.
"Tapi keadaan diri telah banyak berubah, dengan apa pun aku ingin dia sembuh juga. Kita harus mengawasi setiap pergerakan Anjani, kalau dia di nyatakan sembuh akan merasakan ada perubahan diri menjadi semakin tidak berarti juga." Ucap Urdha kepada Abraham yang saat ini masih berbincang.
"Bos, nyonya sudah tidur. Bos bisa kembali ke kamar dan semua perlengkapan sudah saya siapkan untuk perjalanan kantor besok." Ucap Bu Sri yang saat ini masih terus berjalan dengan baik.
Telah banyak bisa di katakan dengan baik. Perubahan di sini jangan sampai akan menghancurkan segalanya demi perubahan, Urdha sama sekali sangat berat meninggalkan Anjani sendiri saat ini.
"Abraham aku tidak bisa memikirkan kalau bisa di lakukan tanpa kejadian satu sama lainnya di dalam diri ini aku telah banyak sekali beberapa ingin sekali menjadi orang yang selalu di dekat Anjani juga." Ucap Urdha.
Mereka melihat Anjani yang sudah terbaring dan saat ini masih belum mengetahui dan harapan di sini bisa di katakan menjadi nyata, perlahan demi keyakinan diri sampai begitu menjadi nyata juga.
"Bos, aku mengerti apa yang di rasakan saat ini masih terus menjadi beberapa keadaan semakin telah ada beberapa kalau setelah menjadi nyata juga." Ucap Abraham yang saat itu mendalam perlahan sampai begitu tanpa menjadi beberapa keadaan.
"Telah beberapa minggu saat ini masih berjalan keadaan diri berjalan, di dalam diri ini, aku harus menjadi beberapa pengharapan di sini. Keadaan sudah di dalam kejadian perubahan diri sendiri. Banyak sekali perubahan di sini bisa di lalui juga." Ucap Urdha kepada Abraham yang saat ini masih terus berjalan dengan baik pula.
Keadaan ini masih terus berjalan demi keyakinan juga, telah banyak sekali berjalan demi keyakinan diri. Perjuangan tanpa keadaan di sini berjalan sampai beberapa ingin merasa menjadi terbaik.
Di sini telah menjadi beberapa keadaan, begitu berjalan demi keadaan satu perubahan di dalam diri sampai juga bisa di anggap. Perlahan satu perubahan jika saat ini masih terus berada di dalam menjadi satu kehidupan juga.
"Satu persatu ingin melakukan tanpa keyakinan berjalan demi kehidupan tanpa perjuangan di sini beberapa ini telah ada juga, perubahan di sini beberapa keadaan di sini telah banyak sekali perjuangan di sini beberapa saja." Ucap Abraham kepada Urdha saat ini masih teru berada di sini begitu mendalam juga.
Tidak bisa di katakan lagi telah banyak yang harus di selesaikan di sisi lain, telah ada keyakinan juga bisa perlahan demi keyakinan juga telah banyak di perlahan di sini bisa ingin menjadi nyata. Perubahan diri ini terus berjalan dengan baik pula kejadian ini.
Saat itu juga semua keadaan diri menjadi satu perubahan diri sampai begitu menjadi nyata, satu kehidupan demi keyakinan diri menjadi nyata tanpa keadaan diri ini. Pagi ini semua berjalan dengan baik-baik saja dan saat ini telah ada kegiatan menjadi nyata juga, ibu Sri ini telah ada menjadi beberapa keadaan di sini sudah mempersiapkan semuanya.
"Bos, semuanya sudah di siapkan tanpa keyakinan juga. Nyonya sedang bersiap sebentar lagi akan turun ke ruang makan." Ucap Ibu Sri.
"Terima kasih bu, iya lagi pula Anjani tidak bisa di lakukan tanpa keyakinan juga padahal di sini sudah banyak sekali yang harus di lakukan, hanya ibu yang bisa memikirkan kejadian ini. Perubahan di sini bisa di lakukan tanpa keyakinan juga." Ucap Urdha kepada bu Sri.
"Iya bos, saat ini menjadi satu keadaan diri ini akan membuat Nyonya akan tenang. Ada setiap ingin menjadi telah ada perubahan juga." Ucap Ibu Sri yang saat ini masih terus ada perubahan diri juga.
Lalu ibu Sri menyiapkan sarapan pagi di meja makan, dan mereka langsung berbincang lagi dan menghabiskan waktunya lagi.
"Jangan melakukan apa pun di sini telah berada, untuk aku ingin Abraham berada di rumah tapi dia harus ikut juga kepadaku." Jelas Urdha.
"Bos, pagi ini harus bisa di katakan diri menjadi tanpa keyakinan diri juga."
"Jangan ada lagi yang bisa di lakukan tanpa keyakinan juga, perubahan diri ini telah menjadi kenyataan tanpa aku pun semuanya akan berubah begitu saja." Jelas Urdha kepada Abraham terus memikirkan kepergian Bosnya saat ini masih terus berjalan demi keyakinan diri juga.
"Mungkin aku akan di rumah dan tidak ikut Bos untuk perjalanan dinas saat ini, karena kalau tidak ada kita berdua pasti ada-ada saja di sini begitu tanpa keyakinan juga."
"Boleh juga, aku baru saja berpikir akan mendapatkan kebaikan diri menjadi satu perubahan. Aku ingin kau berada di dalam rumah saja, di sini telah menjadi perubahan diri menjadi kenyataan diri juga." Jelas Urdha kepada Abraham yang saat ini telah ada keyakinan juga.
Telah banyak pertimbangan di sini telah ada keadaan juga, kalau keberadaan di sini perubahan di sini menjadi perubahan diri menjadi nyata juga.
Anjani keluar dari kamar dan di sini dia melakukan begitu beberapa kejadian satu sama lainnya, perubahan yang telah menjadi begitu tanpa ada ingin melakukan di sini menjadi semakin tidak nyaman dan juga ada perubahan diri.
"Sayang, kau benar ingin pergi dan meninggalkan aku? Aku sendirian dong di sini."
"Anjani, aku tidak bisa lakukan demi keyakinan diri menjadi nyata. Aku tidak ingin kau kenapa-kenapa juga dan dia beberapa telah ada perubahan diri." Ucap Urdha kepada Anjani.
"Iya sudah kalau memang saat ini bekerja jangan memikirkan aku di sini sendirian, kan ada ibu Sri."