“Aku hari ini mau jalan- jalan sama teman ke mall. Boleh kan ma, pa?” tanya Emma dengan santai seteleh menerima pelukan dari ibu dan kakaknya tersebut. Ia tidak berani mendekat pada sang ayah yang sedang menikmati secangkir teh hangatnya. “Lho, bukannya kamu mau adain pesta di rumah?” tanya Eva yang saling bertukar pandang dengan ibunya. “Nggak ah… Aku malas kalau misalnya nanti aku udah ngantuk dan mereka belum pulang gimana?” “Nggak, Emma… Kamu tetap merayakan ulang tahun kamu di rumah. Kamu kan sudah mengundang teman kamu sejak kemarin. Mama juga sudah pesan makanan buat kalian. Nggak apa- apa kok, sayang… Kamu tetap rayakan ulang tahun kamu. Nanti kita sama- sama ke toko kue untuk beli kue ulang tahun kamu. Kamu mau ikut, Eva?” ucap Evania pada kedua putrinya. Ia bisa tahu dari sik

