Tidak hanya Kaburu bangsa yang nyaris punah. Sudah tiga negara yang aku kunjungi dan melakukan negosiasi dengan jubir atau kepala negaranya. Yang terjadi adalah aku harus menyelamatkan mereka dari kematian, bahkan kepunahan. Jayen tak lagi banyak bicara setelah pilot pesawat yang kami tumpangi mengirim berita ke Kesatuan. Bahwa mereka harus menjemput perwakilan dari bangsa-bangsa yang sudah aku kunjungi, hanya beberapa gelintir saja, karena mereka pun harus bertahan untuk tetap hidup. Bumi benar-benar sekarat bagi sebagian bangsa. “Mereka adalah orang-orang yang akan bertahan di Mars, apapun yang terjadi. Bahkan meski Mars adalah Bumi Kedua yang lebih buruk dari bumi pertama.” Kata-kata Jenderal Baron terngiang di kepalaku saat dia mengabari kalau pesawat sudah dikirim untuk dijemput.

