Selesai makan malam Gia langsung membersihkan diri sedangkan Abim ke ruang kerja. Banyak sekali pekerjaan yang menunggu lelaki itu, entah apa yang dikerjakannya sampai larut malam seperti ini. Saat masuk ke dalam kamar, dia di sambut oleh pemandangan yang sangat menyejukkan dan membuat gerah secara bersamaan. Gia memang suka sekali menggoda Abim dan membuat lelaki itu belingsatan tanpa bisa melakukan apa-apa. Seperti saat ini, Abim hanya bisa mengumpat dalam hati dan memaki wanita itu sebelum masuk ke dalam kamar mandi. “Porslen aja kalah glowing dari ku, ah jadi teringat lagu yang lagi hitz. Im diamond you know I glow up.” gerutu Abim di dalam kamar mandi di bawah guyuran air dingin dari shower. Bagaimana bisa dia tidak panas dingin kalau melihat baju tidur yang di pakai o

