PART 4

3042 Words
"Alpha zarael jika anda penasaran dengan wujud asli putri angkat saya anda bisa menginap disini , saya juga akan mengundangnya makan malam disini" tawar alpha tian ssat mereka sudah selesai berdiskusi tentang kerja sama pack dan kerja sama perusahaan "hmm saya akan rundingan dulu sama beta , delta , dan gamma saya" jawab zarael  "silahkan alpha" ucap alpha tian dengan ramah tamah tidak lupa dengan senyum khasnya "aku sangat penasaran dengan perempuan ini seperti ada yang unik di dirinya yang harus aku tau" ucap zarael memulai diskusi kecil-kecilan ini "kalau itu keputusanmu kami semua ikut saja . lagi pula sepertinya dia bukan manusia sembarangan kalau kita pulang aku sangat yakin alpha kita tidak akan nyenyak tidur" ejek dion  "diam lah! bukan saatnya kita bercanda aku rasa ada sesuatu yang harus kita cari dari gadis ini" ucap zarael yang langsung membungkam dion "alpha benar . sebaiknya sebelum kita bertemu gadis ini kita harus ke kaum witch menanyakan tentang gadis ini" usul tris "kau benar tris . alpha saya setuju dengan usulnya si tris dan sebaiknya kita minta bantuan dari alpha tian juga agar rasa penasaran kita ini terjawab" usul peter yang sedari tadi diam "Tapi tidak akan sempat , sudah pasti kita akan menjumpai wanita ini malam ini dan besok pagi kita berangkat ke kerajaan witch" ujar zarael  "Baiklah! Kalau begitu kita sepakat untuk datang ke kaum witch besok pagi!" Ujar peter "baiklah aku setuju" ucap zarael final dan menutup diskusi kecil ini "alpha tian saya setuju untuk menginap di sini tapi saya harap anda mau membantu kami untuk ikut pergi ke daerah witch dan menanyakan tentang ini . hanya raja witch lah yang mempunyai cermin oracle (cermin oracle adalah cermin penghukum , cerimin ini bisa melihat kehidupan seseorang yang bercemin didepannya) dan kau sangat berteman baik dengannya" ucap zarael panjang sambil mengutarakan pendapatnya "untuk putri angkatku aku bersedia melakukan apapun . tapi jika anda bertemu dengan putriku nanti aku harap anda bisa terbiasa dengan bicaranya yang sangat jujur" jawab alpha tian sambil memperingati "yaa itu tidak apa-apa yang penting saya mau melihat anak anda dulu"kata zarael "Maaf alpha , anda ada pertemuan bersama king vampir" ujar warior guardian pack "Baiklah alpha tian , saya akan kembali lagi . Saya masih ada urusan dengan raja vampir" ujar zarael pamit  "Berhati-hatilah alpha" ujar alpha bianc dengan senyum ramah  Zaraelpun pergi yang diikuti peter , dion , dan tris langsung masuk ke kereta kuda yang udah di siapkan , setelah sampai gerbang mereka menaiki limousin , mereka pergi ke caffe asia karena mereka akan menjumpai seseorang di sana  zarael langsung masuk ke cafe itu dan langsung di sambut senyuan manis oleh waiters di situ , waiters itu langsung malu-malu karena dion dan tris yang menggodanya  "victor? menejer kalian?" ujar peter dengan tatapan dingin membuat para waiters itu langsung pucat  "lewat sini pak!" ujar waiters itu yang berjalan menunjukan satu ruangan menejer mereka  "permisi pak , ada tamu yang ingin menjumpai anda" ujar waiters itu setelah mengetuk pintu  "suruh mereka masuk" ujar victor  "tapa di suruh kami akan masuk" ujar dion yang tidak pernah suka sama victor "zarael!!! sudah lama tidak berjumpa" ujar victor tersenyum dan tidak menggubris omongan dion  "sialan!" guan dion "apa kabar victor?"  tanya zarael dengan senyuman  "tentu baik , sangat baik . ayo zarael duduklah , anggap saja seperti kantor sendiri" ujar victor tersenyum  "wanda suruh willi mengantar minuan terbaik kita" ujar victor lewat telpon khusus "willi?" guman zareal  " katakan padaku zarael kenapa kau membawa monyet ke sini?" tanya victor  "monyet?" ujar zarael dengan nada bertanya dan hanya dijawab jelingan ata ke arah dion  "abaikan dia , lebih baik kita mulai pertanyaannya"ujar zarael "apa tujuanmu kemari z?" tanya victr yang langsung serius  " semalam salah satu bawahanmu menyerbu desa diwilayahku!" ujar zarael datar  "tidak mungkin!" bantah victor dengan tatapan tajam  "lalu ini siapa?" tanaya zarael yang langsung menunjukan video dalam bentuk 3D seperti hologram bedanya ini ada warna , seperti kita menyaksikan langsung  "clio?" guman victor  "apa kau masih mau membantah ?" dia juga memperkosa para wanita disana tidak peduli umur" ujar zarael sambil menggeram menandakan zarael sangat emosi  TOK TOK TOK  Ketukan di pintu membuat mereka berhenti dan mereka juga cepat-cepat memperbaiki ekspresi mereka , zora datang membawakan minuman Diva Vodka dengan harga Rp14,5 milyar satu botolnya , vodka ini botol kaca berhiaskan kristal Swarovski yang sangat mewah. zarael terkejut melihat zora yang masuk ke dalam ruangan itu , zora yang merasa di perhatikan langsung melihat ke arah zarael dan langsung terbelalak matanya  "Mr. yugra?" ujar zora , zarael hanya terseyum manis melihat zora yang terlihat sangat seksi dengan balutan baju kebaya  'Kamu kenal dia willi?" tanya victor "tentu saja kenal victok , dia adalah dosenku" jawab zora datar  "kenapa kau disini?" tanya zarael lembut yang membuat peter , dion , tris , dan victor terkejut dengan kelembutan suara zarael  "tentu saja bekerja" jawab zora ketus  zarael menarik zora ke pangkuanya yang membuat zora terkejut begitupun yang lainnya , zarael memeluk zora dengan erat yang mmbuat zora semakin tertegun ditempat . victor yang melihat itu langsung marah dan menarik zora dari pelukan zarael yang membuat zarael marah  "jangan menggangu karyawanku" ujar victor  "karyawanmu?" ujar zarael terssenum miring  "dia akan menjadi karyawanku sampai dia mati!" ujar zarael yang membuat mereka bingung  "apa maksudmu?" tanya victor  "willi aku au kau berhenti kerja disini sebelum aku bakar caffe ini" ujar zarael yang mengancam zora  "tunggu dulu! apa hakmu melarangku?" tanya zora  "kau adalah soulmateku! kau adalah ratuku" ujar zarael tersenyum lalu berdiri  "kita akan menyelesaikan ini di dunia kita victor!' ujar zarael ke victor  "aku tidak akan membiarkan ku memiliki willi" ujar victor dengan nada dingin "ahahahaha kau lucu sekali victor , kau taukan jika mate itu bukan ditentukan olehmu? tapi dia! kau tidak bisa merubah itu victor" ujar zarael tersenyum licik "keluar kau dari ruangan ku zarael! dia akan menjadi milikku!"ujar victor  "zarael lebih baik kita pergi" ujar peter  zarael keluar dari ruangan victor , zarael mendapatkan tatapan curiga dari para sahabatnya . zarael hanya senyum tanpa mengeluarkan kata sepatahpun , zarael melewati mereka dengan senyuman , zarael mengabil kunci mobil dari gelangnya  "jangan mengikutiku , kalau kalian ingin makan atau minum disini makan saja aku bayarkan gesek saja kartuku peter" ujar zarael  "jangan melakukan hal aneh zarael" ujar tris memperingati  "tidak akan!" jawab zarael  zarael pergi dari hadapan mereka bertiga ,zarael menaiki mobil yang sudah diantar dari dunia immortal dan mobil zarael didesain memiliki auto pilot jadi mobil zarael bisa datang sendiri  zarael pergi ke mansion zarael sendiri ,zarael datang langsung disambut para maid yang ada disana . zarael hanya diam tidak berbunyi bahkan senyumpu tidak  "selamat datang tuan" sambut kepala maid yang ada disana "hmm" jawab zarael  "apa anda butuh sesuatu tuan?" tanya kepala maid itu  "siapkan air untuk aku mandi" perintah zarael zarael membuka laptopnya , zarael membuka sosmed dan mengetikan nama zora disana , profil zora muncul di layar laptop itu . zarael tersenyum manis ketika mendapat foto zora ag tersenyum . zarael membuka pertemanan zora di sosial media tentu saja banyak lelaki yang emfollow zora yang membuat zarael panas  zaraeal menerutkan dahinya karena ada satu nama yang membuat zarael tertarik , 'Zora katrin karla mclyntire' nama akun itu , foto profilnya memakai foto willi , zarael membuka profil 'zora' itu dan betapa terkejutnya dia ketika melihat  berandanya  'SELAMAT JALAN CANTIK , SEMOGA KAU TENANG DI ALAM SANA'  'BARU SEMALAM KITA FOTO-FOTO DAN PARTY , TERNYATA ITU UTUK YANG TERAKHIR KALINYA YAA' 'MISS YOU BABY , AKU SELALU BERDOA UNTUKMU' "semua ini 5 tahun yang lalu , kenapa gadis ini?" guman zarael  "itu mate kita zarael apa maksud mereka?" ujar egerton tiba-tiba lebih baik kau mencari tau z!" ujar egerton lagi yang hanya di balas anggukan kecil oleh zarael  "maaf mengganggu tuan , airnya sudah siap" ujar kepala pelayan  "baiklah terima kasih" jawab zarael "panggilkan peter ke sini" ujar zarael setelah melihat kepala pelayan itu mau pergi  "baiklah tuan"jawab kepala pelayan itu  zarael membuka bajunya setelah melihat kepala pelayan itu pergi , zarael memasukan badannya ke bathtub dan mulai merasakan badannya yang mulai santai . zarael memejamkan matanya namun tidak lama dia mendengar pintu kamar mandinya yang terbuka  zarael membuka matanya sedikit dan ternyata peter ang masuk ke dalam kamar mandinya , zarael langsung melihat peter dengan tajam karena tidak sopannya peter  "ada apa?" tanya peter langsung  "bisakah kau menunggu diluar?" tanya zarael dengan nada datar "aku tidak suka menunngu dan menunda pekerjaan" jawab zarael  "aku lagi mandi!" ujar zarael menggeram  "aku tau , lagi pula walaupun kau telanjang bulat aku tidak akan nafsu kepadamu!" ujar peter yang membuat zarael menghembuskan nafas panjang "carikan aku data zora katrin karla mclyntire" ujar zarael  "kapan kau  butuh?" tanya peter  "secepatnya , jika sudah letakan diatas meja . pulang dari mansion alpha tian kita akan selidiki ini bersama . ajaklah dion dan tris" perintah zarael  "baik alpha" ujar peter  "satu lagi , jika lihat kei suruh dia menyiapkan bajuku , kemeja merah tanpa dasi ataupun jas" ujar zarael  "tidak memakai celana?" tanya peter dengan wajah mengejek  "tentu saja pakai celana panjang hitam , sepatu biasa aja" ujar zarael yang membuat peter terkekeh  DILAIN TEMPAT! "Sial! dia itu keras kepala sekali , sekali saja untuk hadir diacara pertemuan dengan klaien daddy!" gerutu jhose sambil berusaha menghubungi zora  "sudah setengah jam kami mendengar kau menggerutu dan kupingku terasa panas . kenapa kau tidak menjelaskannya saja ke daddymu bila ia tidak mau?" tanya salah satu teman jhose bernama ALDISH MCURT calon beta di guardian pack "aku sudah menjelaskannya tapi ia tidak mau tau , aku harus membawa willi ke rumah . daniel kau kan salah satu witch yang  bisa melihat masa lalu . apa kau melihat sesuatu tentang gadis itu yang membuat dia terasa special?" tanya jhose dengan nada penasaran DANIEL WENCHESTER adalah calon delta di guardian pack yang  memiliki darah seorang witch , ibunya salah satu witch terhebat bermate kan seorang delta werewolf murni , setiap keturunan lelaki harus mengikuti jejak ayahnya bila ayahnya seorang petinggi atau anggota inti kerajaan  "aku tidak tau , ketika aku melihatnya yang gelap  namun tidak lama akan memperlihatkan wanita dengan senyuman licik yang mengerikan , jika kau di posisiku kau tidak akan berani mengerjainya atau membuatnya marah sekali saja"ujar daniel yang mulai merasakan bulu kuduknya berdiri ketika dia mengingat seorang wanita yang tersenyum di dalam diri zora "dia membuatku merasakan apa itu  kejahatan yang nyata" ujar daniel lagi  "apa dia bisa lebih jahat dari rough atau vampire merah?" tanya aldish "lebih menakutkan , dia seperti mempuyai iblis dalam dirinya" jawab daniel "apa itu alasan dia berbau seperti iblis?" tanya aldish  "apa maksudmu?" tanya jhose  "jika kau menjumpainya lalu menciumnya dengan teliti maka samar-samar akan tercium bau iblis" ujar aldish "nanti akan aku coba , aku mau pulang sudah jam 5 aku harus bersiap untuk makan malam penting nanti" ujar jhose yang langsung berdiri dan keluar dari lapangan basket , jhose dan teman-temannya sangat suka bermain basket maka dari itu dia selalu ngumpul dilapangan basket  jhose langsung menaiki motornya dan menancapkan gas , jhose mengebut dijalanan agar cepat sampai dan tepat waktu untuk menghadiri acara akan malam yang penting itu  . begitu sampai jhose lngsung melihat bahwa kendaraan yang tidak dikenalnya berada di bagasinya "punya siapa ini yuu?" tanya jhose ke satpam yang menjaga bagasi  "punya klayen tuan , tuan muda" ujar yuu  "ooh begitu" jawab jhose  jhose masuk ke lift yang berada di bagasi itu , lift itu begerak kesamping yang akan menghubungkan ke dalam mansion , jhose keluar dari lift itu dan langsung pergi ke kamarnya yang berada di lantai satu  saat jhose mau mandi hp jhose berdering ternyata zora menelpon jhose , jhose yang merasakan sangat kesal dengan zora serasa ingin memarahi dan memaki zora  "halo? ada apa?" tana jhose ketus  "jemput aku , aku sudah siap . lagi pula aku tidak enak sama daddymu jika tidak datang maka dari itu aku izin untuk tidak bekerja malam ini" ujar zora yang embuatnya merasa senang  "aku maafkan kau kali ini , tunggu sebentar aku mandi dan bersiap nanti akan aku jemput" ujar jhose  "baiklah akan aku tunggu" jawab zora yang langsung mematikan telponnya  "willi aku belum bilang love you loh!" teriak jhose yang geram terhadap zora  jhose langsung membuka pakaiannya dan langsung mandi , sebaiknya dia harus cepat karena dia hapa zora sangat benci menunggu . setelah selesai mandi jhose langsung bersiap memakai tuxedo silver kemeja hitam lalu menjemput zora  Zarael mengambil kunci mobilnya lalu keluar dari mansionnya , di jalan zarael memakai anting yang bisa telpon dan sudah di lengkapi dengan kamera dan telpon  "laporkan kerajaan hitam yang berada di hutan kematian" ujar  zarael  "mereka tidak melakukan hal mencurigakan alpha" jawab seorang wanita yang seperti siri  "jangan lengah! laporkan perbaikan desa timur yang diserang clio bawahan victor" ujar zarael  "saat ini sudah mencapai 80% alpha" jawab wanita itu  "aku mau dua jam lagi harus 100% , jangan lupa beri mereka upah lebih jangan kurang! aku tidak mau ada yang melapor jika mereka bekerja pada istana gaji mereka kurang , kirim bantuan juga kepada korban , bagi yang kehilangan orang tua tinggali mereka ke panti asuhan dan biayakan sekolah mereka sampai selesai , beri mereka pakaian yang layak , jangan lupa makanan layak harus terpenuhi , bagi yang kehilangan suami beri mereka tanggungan sampai anak mereka bekerja , bagi lansia kirimkan pengasuh yang akan merawat mereka dan biarkan hidup mereka ditanggung istana , bagi yang kehilangan ruah beri mereka rumah tinggalseperti dulu" perintah zarael  "baik alpha" ujar wanita itu yang langsung mengerjakan tugasnya , zarael sering kali dibilang alpha masa depan yang tidak tergantikan , karena dia adalah raja yang sangat memetingkn perasaan dan kebutuhan rakyatnya , rakyatnya tidak pernah kekurangan ataupun ada yang miskin karena jika mereka miskin semua akan ditanggung istana  biaya pengobatan untuk rakyat menengah sampai ke bawah gratis , jika mereka harus kirimkan pasien ke rumah sakit lain maka biaya akan ditanggung istana sampai pengobatannya , dari kebaikan zarael itulah yang membuat semua rakyatnya membayar pajak lebih dari yang ditentukan  pajak yang zarael rubah sangatlah tidak mencekikan rakyat , bahkan terlalu melonggarkan rakyat . ayahnya zarael awalnya sangat marah karena kalau begitu kerajaannya akan hancur tapi ayahnya salah tiap bulan pajak yang mereka terima selalu lebih dan lebih  kalau ditanya kenapa bisa lebih itu karena rakyat selalu memberi lebih walau sudah ditolak mereka akan menjawab kalau itu adalah untuk membayar kebaikan calon alpha king walaupun itu seua tidak akan cukup  zarael sudah sampai di mansion alpha tian , zarael memberikan kunci mobilnya kepada penjaga gerbang agar dimasukan ke garasi sedangkan zarael di jemput memakai kereta kuda yang sudah siap  . zarael menaiki kereta itu setelah sampai didepan pintu zarael disambut oleh alpha tian dengan senyuman "akhirnya anda sampai alpha , beta , delta dan gamma anda sudah sampai dulu" ujar alpha tian  "benarkah? kalau untuk soal makan mereka pasti akan sampai duluan" ujar zarael yang mengundang tawa  "ayo masuk alpha , kita akan makan malam di rumah kaca akan lebih baik di sana" ujaralpha tian yang mulai berjalan duluan sebagai petunjuk arah  "alpha saya merasa bahwa saya telah di mata-matai"  ujar alpha tian lewat midlink karena kalau udah lewat mindlink tidak akan ada yang mendengarnya  "sejak kapan?"  tanya zarael dengan tatapan tajam  "sejak anda pergi tadi alpha"  jawab alpha tian "lebih baik kita hati-hati , karena perasaanku tidak enak"  ujar zarael memperingati yang hanya di jawab anggukan kecil  "anak saya lagi menjemput anak perempuan saja alpha" ujar alpa tian yang melihat zarael yang mulai melihat keliling  "sebaiknya anda jangan melakukan itu , akan sangat terlihat jika kita tau bahwa kita di mata-matai" ujar alpha tian memperingati zarael  "aku sangat suka desain interiornya seperti zaman victoria" ujar zarael yang  tersenyum  "lebih baik kau mengawasi sekeliling egerton" ujar zarael memindlink egerton  "aku tau!"  jawab egerton  mereka telah sampai di rumah kaca , di dalam sana zarael melihat peter , dion , dan tris yang menikmati teh dan bersenda gurau , mereka bertiga seketika diam ketika melihat zarael datang dengan wajah tersenyum tapi dengan mimik muka kesal  "ternyata anda sudah sampai alpha" ujar dion  "tidak aku belum sampai aku masih berada di jalan" jawab zarael dengan nada candaan tapi yang hanya alpha tian sedangkan peter , dion , dan tris tau jika mereka dalam masala karena itu bukan candaan tetapi peringatan  "apakah sudah lama sampainya beta? delta ? gamma?" tanya zarael dengan senuman  ketika mereka ingin menjawab ternyata lpha tian sudah duluan menjawab pertanyaan zarael  "sudah alpha dari jam 5 tadi , sepertinya mereka sangat senang berada disini" jawab alpha tian  "oh baguslah , sampai mereka tidak memberi tauku ya.." ujar zarael yang membuat mereka meneguk ludahnya dengan susah payah  "maaf kami terlambat kare ingin membeli sesuatu" ujar jhose yang mengalihkan perhatian zarael dan peter , dion , dan tris langsung bernafas lega  "tidak apa-apa aku juga baru sampai" ujar zarael yang membalikan badan ke jhose  jhose ang melihat zarael langsung terkejut begitu pula zarael dan zora  "Mr.!" ujar jhose dan zora  "Mr.stuart!" ujar zarael dengan nada datar "kenapa anda berada disini?" tanya zora  "willi! seperti tkdir ha karena kita berjumpa lagi , sudah ke tiga kalinya kita berjumpa , tidak usah terlalu formal kepadaku willi , panggil saja sayang atau zarael" ujar zarael lembut sambil memegang tangan zora  "zarael? lepaskan tanganku" ujar zora yang ampir terbuai dengan lembutnya tangan zarael apalagi dengan mata coklat zarael  "baiklah , tapi dengan satu syarat , kau harus duduk disampingku" ujar zarael tersenyum manis  "baiklah" jawab zora yang menyerah   "apa-apaan kau!" bentk jhose marah  tris , dion , dan peter langsung mengambil posisi siap tempur yang membuat terkejut alpha tian , jhose , luna bianc , dan zora adalah sebuah pisau yang berada di depan leher jhose yang di pegang oleh tris  "jika kau berani mendekat ke calon alpha king aku tidak segan-segan memotong lehermu" bisik tris  "bagaimana bisa?" tanya luna bianc yang mera pergerakan calo beta , gamma , dan delta ini yang sangat cepat  alpha tian merasa merinding karena dalam sekejap mata tris yang sudah berada di belakang jhose , peter yang sudah siap tempur yang berada di depan zarael untuk melindungi zarael , dion yang sudah menondogkan katana ke arahnya dan istrinya , sampai sinikah akhir nyawanya? zarael membuat zora pingsan dengan mantranya dan tersenyum licik kepada jhose dan alpha tian , inilah sisi asli zarael jika ia sudah marah dan inilah seperempat kekuatan bawahannya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD