28 🦋

1083 Words

Anin sedang berada di pintu gerbang ponpes An-Nissa, dalam telapak tangannya tergenggam gagang sapu lidi. Salah satu tugas ketika menjadi pengawas piket adalah untuk membersamai santriwati membersihkan pekarangan ponpes secara bergotong-royong. Anin sendiri ikut turun tangan mengumpulkan dedaunan kering menjadi satu tumpukan. Di bawah rindang pohon Anin menyapu daun-daun kering yang gugur berserakan jatuh. Satu lembar daun berwarna hijau yang masih segar lengket di tanah dan tak mau tersapu bersama kawanan daun-daun cokelat lainnya. Anin menggunakan kakinya untuk memindahkan daun itu, namun selembar daun itu tetap bergeming. Anin setengah kesal berjongkok lalu memungutnya. Ia melihat kejanggalan pada daun yang tengah dipegangnya. Anin menemukan sebuah tulisan dengan tinta emas. Anindya Fat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD