Stella kini tengah terduduk dengan tangan yang memegang kakinya. Matanya menatap ke arah batang pohon yang ada di depannya. Wanita itu baru saja mendapatkan luka dari rambatan pohon itu, kakinya tadi tak sengaja terkilir oleh batang pohon itu, hingga lututnya terluka. Teriakan yang tadi dikeluarkan oleh nya itu refleks dilakukannya. Dia meringis pelan, berusaha untuk berdiri dengan menjadikan sebuah pohon yang berada dekat dengan-nya sebagai tumpuannya. "Stella!" Panggilan itu ditujukan untuknya, lantas Stella menengok dan melihat Andre yang menghampirinya dengan wajah yang terlihat sangat mencemaskan nya saat ini. Andre telah memegang tangannya dengan kuat, berusaha untuk membantu Stella untuk berdiri. Stella menggeleng pelan, sungguh saat ini dia tak membutuhkan bantuan dari pria

