Semua barang-barang yang ada di ruang itu telah hancur berkeping-keping, dia tak bisa lagi menahan amarahnya pagi itu, setelah dirinya mendapatkan sebuah pesan dari Andre. Pria itu sendiri yang mengatakan akan memutuskan hubungan dengannya dan dia tak akan membiarkan jika hal itu sampai terjadi. "Sialan, akan aku singkirkan kekasih mu, Andre." Lia mengambil sebuah gelas dan langsung dia lemparkan ke arah tembok, membiarkannya pecah sampai berkeping-keping. "Hey Lia, mengapa kau mengamuk di sini!" Clara datang dan mengampiri putrinya itu. Lia memeluk tubuhnya dengan erat dan dapat Clara dengar syara tangis nya. "Ada apa, hmm?" "Lia cuman mau Andre saja, Bu. Dia hidup ku, aku mau dia jadi suami ku." Dielus nya rambut Lia berusaha sebisa mungkin dia menenangkan putrinya yang saat ini

