BAB 21 - Menjaga

1422 Words

Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore, di mana Vania sudah bersiap-siap untuk pulang. Astaga dia lupa, kalau dia dijemput oleh Riko. Vania menghembuskan nafasnya pelan, ingin sekali dia membawa mobil sendiri. Tapi apalah daya, Vania hanya bisa menuruti kemauan Riko, agar rencananya cepat berhasil. Tidak lama ponsel Vania berdering, tampak nama Riko berada di atas layar ponselnya. Dengan berat hati Vania mengangkat telepon dari Riko. (Sayang aku sudah ada di basement). ucapnya di balik telpon. "Hmm, aku ke bawah." Vania segera menutup teleponnya secara sepihak, tanpa menunggu jawaban dari Riko. Vania segera membereskan barang-barangnya, beranjak dari tempat duduknya. Saat Vania membuka pintu ruang kerjanya, dia terkejut dengan kehadiran Vanya. "Anya, kamu ngapain berdiri di sini?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD