Bab 49. Nessa yang Murka.

1342 Words

"Kalian gagal?" suara Nessa memecah kesunyian ruang tengah kediaman Pratama. Kedua tangannya mengepal di pangkuan dengan mata yang berkilat penuh amarah menatap ke arah Alden. Alden mengangguk pelan berusaha menyamankan posisi duduknya dengan bersandar pada sofa. Tatapannya lurus ke depan tertuju pada sang kakek, yang sejak tadi hanya diam menyaksikan kemarahan menantunya. Sejak mendengar kabar Nadine menjalani histerektomi, Pratama dan Nessa segera menghubungi Alden. Mereka berniat menyusun rencana untuk memisahkan Adrian dari Nadine. Menurut Pratama dan Nessa, Nadine sudah tidak berguna di keluarga mereka dan hanya akan menjadi benalu. Nessa yang sudah muak dengan kehadiran Nadine begitu bersemangat untuk merencanakan hal ini. Kedatangannya di rumah sakit pagi itu memang bagian dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD