Bab 51. Maafmu Gak Berguna, Tuan!

1333 Words

Satu hari pasca rencana kabur Adrian memandangi layar laptop di hadapannya dengan rahang mengeras. Deretan berita online dan unggahan media sosial berserakan seperti pecahan kaca yang tajam, menyakitkan, dan tak terhindarkan. Nama salah satu anak perusahaannya, menghiasi setiap judul utama, tetapi bukan karena prestasi, melainkan krisis reputasi yang mengancam nama baik perusahaan. "Skandal Seksual Guncang Pratama's Group – Direktur Operasional Diduga Lakukan Pelecehan Terhadap Salah Satu Karyawan." Dia memijat pelipis yang terasa berdenyut membaca bait demi bait berita salah satu laman portal berita online. "Sejak kapan berita ini muncul?" tanya Adrian dengan nada berat, dengan mata masih tertuju pada layar lipat di depannya. "Belum ada 24 jam, Tuan ... dan itu sangat berimbas pada p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD