Hari kedua pasca rencana kabur Sore itu, sepulang bekerja dari rumah besar Pratama, Alex memutuskan untuk berkunjung ke kediaman Ratih. Dia ingin mengabarkan jika besok Aira akan dia bawa kembali ke rumah itu untuk berkumpul dengan keluarganya. Hujan masih turun rintik-rintik ketika Alex memarkirkan mobilnya di depan sebuah rumah sederhana. Aroma tanah basah menyeruak begitu dia membuka pintu dan menjejakkan kaki di halaman. Rumah itu berdiri di sudut jalan, terlihat sederhana, tapi penuh kenangan. Dia menarik napas panjang, mencoba menenangkan detak jantungnya sebelum melangkah masuk. Begitu pintu diketuk, Amanda yang membukanya. Gadis itu sempat terkejut melihat siapa yang datang. Namun, tak butuh waktu lama, segaris senyum lebar terlukis di bibirnya dan berteriak ke dalam rumah. "Bu

