Sebuah Hukuman

2099 Words

"Istrimu pernah berhubungan dengan perempuan ini?" Suara itu berat, datar, namun membawa tekanan yang cukup untuk membuat suasana di antara mereka menegang seketika. Lelaki yang ditanya menoleh perlahan ke arah meja. Sebuah foto diletakkan di sana—disodorkan begitu saja, tanpa amplop, tanpa pelindung. Langsung, telanjang, seolah ingin mempercepat denyut nadi orang yang melihatnya. Matanya langsung mengenali wajah di foto itu. Meski gambar itu hasil tangkapan kamera pengawas dengan kualitas seadanya, wajah perempuan berhijab itu tak asing. Ia bahkan lebih mengenal sosok di sampingnya: Dinda, istrinya sendiri. Dua perempuan itu berdiri berdampingan. Senyum samar terselip di bibir Dinda. Sementara si perempuan berhijab tampak tenang, tapi dingin. Diam. Lama. "Kenapa kamu bawa ini?" tanyan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD