Aksa mempercepat langkahnya menuju belakang sekolah, setelah menerima pesan dari Tessa yang meminta agar Aksa menemuinya di belakang sekolah, membuat Aksa dengan berat hati harus menyuruh Raya menungguinya sebentar di parkiran, dengan alasan ia akan menghadiri rapat The Killer Boy. Entah apa alasannya, sudah lama ia dan Tessa tidak saling tegur sapa, tapi sekarang tiba-tiba gadis itu ingin bertemu dengannya. Bahkan ia mengira Tessa tidak akan pernah bertemu dengannya lagi, tapi takdir seperti tidak mau memihaknya. Aksa hanya diam saja, matanya menatap Tessa teduh, tapi rasa benci beberapa tahun silam selalu saja menggerogotinya, apalagi saat mengingat penghianatan yang pernah di lakukan Tessa terhadapanya membuat Aksa rasanya sangat-sangat hancur. "Sa jadi---" "To the point," potong A

