PATAH HATI

1029 Words

"Mau mana lo Ray?" Tanya Saka, saat gadis itu baru saja hendak menaikki tangga menuju kamarnya yang terletak pada lantai dua, Raya menoleh pada Saka, kedua aliasnya mengernyit kebingungan. "Mandilah," ia memutar bola matanya malas, Saka mengangguk akhirnya,"Gue ikut?" Kedua alisnya naik turun. Raya yang baru saja melaksanakan aktifitas memasak, dan ingin mandi itu langsung melotot pada Saka yang sudah cengengesan. Bukk!! "Aduh, buset dah siapa nih yang berani nimpuk gue pake sandal jepit!" Pekik Saka mengaduh kesakitan, Aroon yang berada di sebelah Saka langsung memutar kepala Saka ke arah pintu utama, terlihatlah sosok lelaki yang memakai jaket kulit hitamnya beserta celana lepis panjangnya yang sobek pada bagian lutut. Juga terdapat sedikit luka memar pada bagian tepi bibirnya. Dia a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD