Elena melangkah dengan anggun memasuki sebuah gedung. Semua mata tertuju padanya yang begitu menawan dan memesona. Dress berwarna merah muda selutut dipadu blezer berwarna senada. Sepatu hells berwarna putih dan mengangklek tas berwarna sama dengan sepatunya. Rambut di kuncir tinggi dengan sedikit poni dan anting kecil menghiasi kedua telinganya. Membuat Elena semakin tampak pesonanya. Aroma stroberi menyegarkan terhidu saat Elena melintas. Membawa ketenangan pada siapa saja yang berada di dekatnya. Wanita berparas cantik itu masuk menuju lift dan menekan tombol yang tersedia dekat pintu. "Selamat pagi Nona ada yang bisa saya bantu?" tanya Marlina, salah satu sekertaris di perusahaan itu. "Selamat pagi. Saya ingin bertemu dengan Tuan Zean Abraham. Apa Beliau ada?" ucap Elena dengan lemb

