SaD–19

1026 Words

Normal POV Hari ke tiga mereka di isi untuk mengunjungi tempat penjualan oleh-oleh. Hehe, Dina sudah tidak sabar beli oleh-oleh, maka dari itu Dina minta Mas Sam untuk mendahulukan mencari oleh-oleh. Dan tentunya Mas Sam mengabulkan. “Mau beli buat siapa sih? Bingung banget milihnya.” Tanya Sam yang gemas sendiri melihat Dina yang hanya memegang dan mengamati, tapi tidak jadi beli. Gadis ini benar-benar. Dina menoleh ke arah Sam sambil memamerkan senyum lima jarinya. “Hehe, buat Yuna, Mas. Dia kan ribet orangnya. Makanya gak bisa sembarang pilih, nanti protes.” Dina cemberut sendiri membayangkan sahabatnya yang super duper cerewet. Sam terkekeh geli, Dina dan sahabatnya itu sungguh aneh. “Ya udah, pilih sekalian buat Bunda.” Pintanya, meskipun Sam belum pernah bertemu langsung dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD