SaD–17

1124 Words

Apa yang aku lihat saat ini membayar semua penderitaanku selama satu jam lebih di dalam pesawat dalam keadaan teler. Hamparan pasir dan lautan biru menyilaukan pandanganku, hehe lebay ya. Tapi mau bagaimana lagi, namanya juga baru pertama kali keluar dari sarang. Apalagi disuguhi pemandangan alam yang sangat menggoda untuk ber-selfie ria, hihi. Rasanya pegal-pegal di tubuhku juga ikut menghilang menyaksikan pemandangan nyata di depanku ini. Hampir jam setengah empat sore tadi kami mendarat dengan selamat di bandara, walaupun pusing dengan kepala pusing dan perut mual yang aku rasakan. Dan masih untung, karena kau hanya teler, tidak sampai muntah. Mas Sam ternyata sudah menyewa mobil beserta sopirnya selama kami di sini, jadi setelah kami mendarat, sopir Mas Sam sudah siap di tempat dan la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD