SaD–15

1014 Words

“Dek, kamu kok keliatan gemukan ya?” Komentar Bunda ketika aku baru saja duduk di sampingnya. Kami berada di gazebo belakang rumah yang di kelilingi hamparan sayuran hijau, mulai dari kangkung, bayam, sawi, kacang panjang, dan masih banyak lagi. Dan itu bisa menjadi pengiritan dalam pengeluaran, hihi. Ehm, ngomong-ngomong aku sudah di rumah sejak kemarin. Malamnya setelah puas dalam pelukan Mas Sam, aku pun mengambil kesempatan untuk pulang yang ia berikan. Dia tidak membatasi hari kunjunganku, kalau aku ingin pulang tinggal telpon saja. Aku senang dengan ini. Tentu aku cemberut mendengar pertanyaan Bunda, “masak sih, Nda?” Kan gak lucu badan pendek, tapi gemuk. Kayak bola berjalan, hehe. Bunda memindai tubuhku lagi, “iya. Kamu betah ya, di sana?” Raut wajah Bunda terlihat senang. Mungk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD